Penampilan baru Andrew Garfield yang memukau menarik perhatian di Festival Film Venesia
Andrew memperkenalkan penampilan baru di Festival Film Venesia, memadukan rambutnya yang lebih panjang dan wajah yang dicukur bersih dengan presisi desain paling ikonis dari BVLGARI
Oleh Dayne Aduna
Penampilan baru Andrew Garfield di Festival Film Venesia ke-82
Andrew Garfield memperlihatkan penampilan yang sangat berbeda di Festival Film Venesia ke-82, melangkah di karpet merah dengan rambut yang lebih panjang dan acak-acakan serta wajah yang dicukur bersih, menandai perubahan mencolok dari gaya biasanya. Pada usia 42 tahun, aktor tersebut berhasil tampil santai sekaligus teliti, keseimbangan yang ditekankan oleh pilihan aksesorinya.
Jam tangan BVLGARI yang menonjol
Andrew mengenakan setelan Dior biru di atas kemeja berkancing garis-garis, palet yang cenderung kasual, tetapi sentuhan akhirnya berasal dari BVLGARI. Di pergelangan tangannya tersemat Octo Finissimo Automatic, sebuah jam tangan yang secara luas dianggap sebagai tonggak dalam pembuatan jam tangan mewah kontemporer. Dibuat dari baja tahan karat poles satin dengan casing 40 mm yang sangat tipis, arloji ini menampung gerakan kaliber BVL 138 setebal hanya 2,23 mm, namun tetap memberikan cadangan daya 60 jam.


Dial salmon metalik bertekstur sun-brushed, dihiasi dengan aplikasi rhodium, menambah kehangatan dan daya tarik di tengah presisi baja yang dingin. Penutup belakang transparan dan gelang terintegrasi menekankan perpaduan desain Italia dan rekayasa Swiss pada jam tangan tersebut, perpaduan yang telah menjadikan Octo Finissimo sebuah ikon di kalangan kolektor modern.
Perhiasan yang mendefinisikan ulang penampilan


Melengkapi jam tangan tersebut adalah perhiasan B.zero1 dari BVLGARI, sebuah lini yang didefinisikan oleh keberaniannya mendobrak konvensi. Andrew memilih liontin emas putih dan cincin band yang serasi, keduanya mengambil inspirasi dari lekukan berani Colosseum. Desainnya, yang dikenal karena bentuknya yang cair dan arsitektural, memberikan sentuhan pahatan pada penampilannya tanpa mengalahkan kesederhanaan setelan jasnya.
Ia ditemani oleh rekan-rekan pemain After the Hunt, Julia Roberts, Ayo Edebiri, Michael Stuhlbarg, dan Chloë Sevigny. Film tersebut, sebuah drama psikologis yang dijadwalkan rilis pada bulan Oktober, menampilkan Andrew sebagai seorang profesor yang dituduh melakukan pelanggaran oleh seorang mahasiswa (Ayo), sementara Julia memerankan seorang kolega yang bergulat dengan masa lalunya yang tersembunyi.
SELENGKAPNYA: 5 film yang ditunggu-tunggu di Festival Film Venesia 2025
Namun sebelum penonton bertemu Andrew di layar, penampilannya di Venesia sudah menceritakan kisahnya sendiri. Ini bukan tentang penemuan kembali demi perubahan, melainkan tentang presisi: rambut yang dibiarkan panjang, janggut yang hilang, setelan jas yang lebih santai, dan aksesori yang berbicara tentang rekayasa dan desain sama banyaknya dengan gaya.
Sumber foto: Getty Images
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Andrew Garfield mengenakan BVLGARI Octo Finissimo Automatic, jam tangan baja tahan karat yang dipoles satin dengan casing ekstra tipis 40 mm. Jam tangan ini memiliki mesin kaliber BVL 138 setebal 2,23 mm dan cadangan daya 60 jam.
Andrew Garfield mengenakan liontin emas putih BVLGARI B.zero1 dan cincin pita yang serasi. Kedua perhiasan ini terinspirasi dari arsitektur melengkung Colosseum, sebuah ciri khas desain yang mendefinisikan lini B.zero1.
Andrew Garfield tiba di Festival Film Venesia ke-82 dengan rambut lebih panjang, acak-acakan, dan wajah bersih tanpa janggut, berbeda dari gaya biasanya. Ia memadukan setelan Dior biru dengan kemeja berkancing bergaris.
Andrew Garfield memutar perdana “After the Hunt,” sebuah drama psikologis di mana ia berperan sebagai seorang profesor yang dituduh melakukan pelanggaran oleh seorang mahasiswa. Para pemeran lainnya termasuk Julia Roberts, Ayo Edebiri, Michael Stuhlbarg, dan Chloë Sevigny.
Octo Finissimo dianggap sebagai tonggak sejarah dalam pembuatan jam tangan kontemporer karena ketipisannya yang ekstrem, memadukan desain arsitektur Italia dengan rekayasa Swiss. Casing dan mesinnya yang ultra-tipis telah menjadikannya ikon di kalangan kolektor modern.

Dayne Aduna
Dayne Aduna is an Associate Editor at VMAN Southeast Asia, specializing in fashion, grooming, film, television, and contemporary pop culture. With a strong editorial focus on menswear, his work explores how style intersects with shifting cultural movements across Southeast Asia and beyond.
His expertise spans fashion journalism, celebrity profiling, grooming and skincare trends, fragrance, runway reporting, and cultural commentary, with a particular eye for emerging creatives and youth-driven style.
Dayne has written extensively on fashion houses, seasonal trends, designer collections, and the evolving image of the modern Southeast Asian man, bringing both editorial depth and cultural relevance to his coverage.
