Kode hutan: kamuflase kembali menjadi tren mode Musim ini
Kamuflase kembali hadir dengan gaya dan kerahasiaan. Perpaduan warna hijau lembut dan nuansa gurun dengan tekstur kasar membuktikan bahwa untuk tampil menonjol, terkadang Anda perlu membaur.
Kamuflase kembali dengan sentuhan modern
Kamuflase kembali masuk dalam agenda mode, meskipun tidak dengan cara militeristik yang kaku seperti yang sering diingat dari motif ini. Musim ini, kamuflase ditentukan oleh warna hijau lembut, khaki bernuansa pasir, dan cokelat pudar yang eksotis. Di panggung peragaan busana, para desainer menarik pola ini keluar dari akar utilitarianismenya dan menyajikannya sebagai sarana berpakaian yang canggih.
Daya tarik kamuflase selalu terletak pada paradoksnya: sebuah pola yang dirancang untuk menyembunyikan namun secara tak terhindarkan menarik perhatian. Saat ini, ironi tersebut terasa lebih tajam dan bahkan berguna. Di mana minimalisme telah mendefinisikan musim-musim terakhir, kamuflase memperkenalkan gangguan yang tangguh dan sedikit sulit diatur. Namun, itu tidak digunakan secara berlebihan. Kamuflase baru ini disempurnakan, muncul dalam jaket pas badan yang dipotong di pinggang, celana panjang potongan ramping, dan mantel yang dibuat dari kain lentur yang menggeser motif dari fungsional menjadi modis.
Pernyataan kehadiran
Penataan gaya memainkan peran penting dalam penemuan kembali ini, dan kuncinya adalah kehalusan. Kemeja luar bermotif kamuflase yang dipadukan di atas kaus putih memberikan kesan santai yang disengaja. Bahkan aksesori seperti tas jinjing dengan corak kamuflase pudar, sepatu kets dengan panel bermotif, atau topi dengan warna gurun yang lembut memberikan titik masuk yang tepat tanpa mendominasi seluruh pakaian. Efeknya adalah perpaduan yang terkendali antara ketangguhan dan kehalusan.
Kembalinya kamuflase juga menandakan pergeseran yang lebih luas dalam cara dunia mode menafsirkan visibilitas. Mengenakan kamuflase saat ini berarti merangkul kontradiksi, tampil kasual sekaligus memberikan pernyataan yang jelas. Dalam momen budaya yang ditentukan oleh kemegahan sekaligus pengendalian diri, kamuflase menawarkan cara untuk menavigasi ketegangan tersebut, membaur namun tetap memastikan Anda terlihat.
Musim ini, kamuflase bukan tentang bersembunyi. Ini adalah tentang kehadiran, yang dipertajam melalui pengendalian diri. Dunia mode telah mengubah pola anonimitas menjadi sebuah bahasa pembeda.
Seperti yang terlihat di halaman VMAN SEA 04, tersedia dalam bentuk cetak dan melalui e-langganan.
Fotografi rojan maguyon
Pengarahan seni Mike Miguel
Mode Corven Uy
Penataan Jean alorro dari nix institute of beauty
Asisten Fotografi Odan Juan
Model Jehrricco Pasambal (IM Agency)






