IQOS Meluncurkan Kampanye “Forever Curious”, Menandai Babak Baru dalam Gerakan Bebas Asap
Satu dekade setelah debutnya, IQOS mendefinisikan ulang identitasnya melalui kampanye yang menempatkan rasa ingin tahu sebagai titik awal untuk masa depan bebas asap
Oleh The VMAN SEA Team
Recommended Video
Artikel ini hanya untuk orang dewasa yang akan terus merokok atau menggunakan produk nikotin lainnya.
IQOS telah meluncurkan kampanye global baru berjudul “Forever Curious,” menandai pergeseran strategis dalam misinya untuk membantu perokok dewasa beralih ke alternatif bebas asap yang didukung sains. Inisiatif ini bertepatan dengan ulang tahun ke-10 merek tersebut, memperkuat komitmen berkelanjutannya untuk mendorong perubahan yang berarti dalam industri tembakau.
Dibingkai dengan tema rasa ingin tahu, kampanye ini mengalihkan fokus dari fitur produk ke narasi budaya yang lebih luas. Menurut IQOS, rasa ingin tahu diposisikan sebagai kekuatan di balik pengembangan produk, pengalaman pengguna, dan identitas merek secara keseluruhan. Ini digambarkan sebagai “kekuatan pendorong di balik kemajuan dan inovasi,” mendorong pengguna nikotin usia legal untuk menjelajahi perspektif baru dan terlibat dengan alternatif bebas asap dengan cara yang lebih sadar dan disengaja.
Verifikasi usia diperlukan
Halaman ini menampilkan produk dengan batasan usia. Untuk melanjutkan, mohon konfirmasi bahwa Anda telah mencapai usia legal di wilayah Anda.

Dayne Aduna
Dayne Aduna is an Associate Editor at VMAN Southeast Asia, specializing in fashion, grooming, film, television, and contemporary pop culture. With a strong editorial focus on menswear, his work explores how style intersects with shifting cultural movements across Southeast Asia and beyond.
His expertise spans fashion journalism, celebrity profiling, grooming and skincare trends, fragrance, runway reporting, and cultural commentary, with a particular eye for emerging creatives and youth-driven style.
Dayne has written extensively on fashion houses, seasonal trends, designer collections, and the evolving image of the modern Southeast Asian man, bringing both editorial depth and cultural relevance to his coverage.
