Selamat Tinggal, Jonathan Anderson-Berkenalan dengan Pemikir Kreatif Baru Loewe
Jack dan Lazaro meninggalkan New York menuju Madrid, melangkah ke Loewe seolah-olah ini adalah babak selanjutnya dari cerita yang telah mereka tulis selama bertahun-tahun
Oleh Dayne Aduna
Mereka menuju ke Eropa
Jack McCollough dan Lazaro Hernandez – duo yang mengubah Proenza Schouler menjadi seragam gadis keren itu – berkemas menuju Eropa.
Loewe baru saja menunjuk mereka sebagai direktur kreatif yang baru, yang secara resmi menggantikan Jonathan Anderson pada tanggal 7 April.
Ini adalah perubahan dalam seluruh atmosfer mode. Jack dan Lazaro telah menghabiskan lebih dari dua dekade untuk membentuk Proenza Schouler menjadi seperti sekarang ini: ramping, modern, cerdas, tetapi tidak pernah steril.
Pakaian mereka-apakah itu blazer yang didekonstruksi atau gaun rajut yang ramping-membawa DNA pusat kota New York, dibuat dengan ketelitian yang membuat Anda yakin bahwa mereka benar-benar tahu cara memotong kain.
Apa yang terjadi pada Loewe sekarang?
Jadi apa yang terjadi jika Anda memasukkan mereka ke dalam dunia Loewe? Rumah Spanyol ini, di bawah kepemimpinan Jonathan, menjadi sebuah alam semesta dengan pahatan kulit, humor surealis, dan keanehan intelektual.
TERKAIT: Loewe Without Jonathan Anderson?
Dia membuat sepatu berbentuk telur dan meyakinkan kami bahwa sepatu itu cantik. Dia menaruh balon binatang di tas dan menjadikannya sebuah karya seni.
Dia mengubah merek warisan yang dulunya tertidur menjadi salah satu label mewah yang paling didambakan di planet ini.
Jack dan Lazaro? Mereka hadir dengan sensibilitas yang berbeda – yang lebih terkendali, tidak terlalu memprovokasi dan lebih kepada kejeniusan yang dapat dikenakan.
Nantikan penjahitan yang tajam, minimalis yang mewah, dan pemahaman yang sangat mirip dengan Proenza tentang bagaimana pria (dan wanita) sebenarnya ingin berpakaian.
Apakah masih akan ada kulit? Tentu saja. Tapi akan lebih ramping dan tidak terlalu barok. Kurang Alice in Wonderland, lebih banyak larut malam di Tribeca.
Ini adalah pilihan yang berani, tapi masuk akal. Loewe adalah salah satu dari sedikit rumah yang masih memiliki kebebasan untuk berevolusi, membiarkan para desainer mendorong identitas mereka ke depan, bukannya mengurung mereka dalam sebuah formula.
Dan Jack dan Lazaro adalah tipe desainer yang tidak menggunakan rumus.
Tanggal 7 April menandai dimulainya era Loewe mereka. Mari kita lihat ke mana mereka akan membawa kita.
Foto-foto yang diambil melalui Instagram

Dayne Aduna
Dayne Aduna is an Associate Editor at VMAN Southeast Asia, specializing in fashion, grooming, film, television, and contemporary pop culture. With a strong editorial focus on menswear, his work explores how style intersects with shifting cultural movements across Southeast Asia and beyond.
His expertise spans fashion journalism, celebrity profiling, grooming and skincare trends, fragrance, runway reporting, and cultural commentary, with a particular eye for emerging creatives and youth-driven style.
Dayne has written extensively on fashion houses, seasonal trends, designer collections, and the evolving image of the modern Southeast Asian man, bringing both editorial depth and cultural relevance to his coverage.
