Suara-Suara Asia Tenggara Ini Layak Mendapat Tempat di Daftar Putar Anda
Didefinisikan oleh penceritaan yang emosional, lagu-lagu lintas genre, dan gairah terhadap karya mereka, para musisi Asia ini mendefinisikan ulang lanskap suara di kawasan ini
Saat kreativitas bertemu dengan kerentanan
Ada beberapa benang merah yang menghubungkan musisi-musisi Asia Tenggara yang sedang naik daun: kegemaran akan penceritaan yang jujur dan emosional; kombinasi ketukan dan suara yang sulit didefinisikan; serta keterikatan yang kuat dan tak tergoyahkan pada budaya lokal.
Karakteristik ini mendefinisikan para artis yang masuk ke dalam daftar Rising Voices yang baru saja dirilis Spotify, yang menggambarkan grup tersebut sebagai ‘berani, personal, dan orisinal tanpa keraguan.’ Dengan gabungan beberapa juta aliran dan kerumunan penggemar yang bersemangat, suara-suara ini sedang mempersiapkan panggung bagi musik Asia Tenggara untuk tidak hanya berkembang, tetapi juga mendominasi gelombang udara global.
Firdhaus – Malaysia
Penyanyi balada dari Malaysia ini sebelumnya telah melampaui batas negara dengan menempati tangga lagu Top 50 di Singapura, Malaysia, dan Taiwan melalui lagu ‘Gulf of Alaska.’ Ia membuktikan bahwa penceritaan yang sangat introspektif dan emosional, yang dilakukan dengan kejujuran dan seni, beresonansi dengan latar belakang budaya apa pun.
BUS – Thailand
Grup T-Pop beranggotakan 12 orang ini, yang dikenal karena penampilan mereka yang dinamis dan kreatif, telah menorehkan prestasi: tidak hanya dinobatkan sebagai artis Spotify RADAR Thailand, tetapi mereka juga bersinar dalam acara musik mingguan Thailand Music Countdown.
Cup of Joe – Filipina
Memimpin gelombang berikutnya dari musisi Original Pilipino Music (OPM) adalah Cup of Joe, sebuah band pop/rock yang dikenal karena suara eksperimental dan penceritaan mereka yang jujur. Rilisan kejutan terbaru mereka, Multo, menangkap etos band tersebut: emosi murni yang diinterpretasikan melalui puisi pop.
Hindia – Indonesia
Dengan lebih dari 12 juta pendengar bulanan di Spotify, Hindia telah memikat penonton dengan lirik yang jujur dan introspektif, yang diekspresikan melalui campuran musik indie rock, alt-pop, dan elektronik. Semuanya dimulai dengan album terobosannya, Menari Dengan Bayangan—dan sisanya adalah sejarah.
52Hz – Vietnam
Artis Vietnam 52Hz memadukan alt-R&B, indie pop, dan musik elektronik yang menyampaikan emosi melalui lanskap suara kontemporer. Dengan hit terobosan global pertamanya, “Đợi,” ia telah membuktikan bagaimana penceritaan yang intim dan ketukan lintas genre beresonansi dengan penonton masa kini.
Yura Yunita – Indonesia
Ia memiliki lebih dari 100 juta aliran di Spotify, posisi yang kuat dalam daftar Top Indonesia Artists di platform tersebut, dan lanskap suara yang memadukan budaya, emosi, dan kerentanan dengan mulus. Yura lebih dari sekadar kekuatan—ia memimpin jalan bagi musik Indonesia dan kreativitas Asia untuk diakui di seluruh dunia.
Hev Abi – Filipina
Rapper Filipina dan artis Spotify RADAR Hev Abi terus muncul sebagai salah satu musisi Asia Tenggara yang sedang naik daun. Kemampuannya dalam penceritaan sonik terlihat jelas melalui suara unik dan bait-bait energinya, yang didukung oleh basis penggemar yang bersemangat.
MILLI – Thailand
Kebangkitan MILLI di Asia didukung oleh momen-momen terobosan seperti “สุดปัง Sudpang” dan “Mirror Mirror,” yang menampilkan Changbin dari Stray Kids. Ia juga merupakan artis solo Thailand pertama di Coachella, memulai debutnya pada tahun 2022. Musiknya berasal dari ekspresi pribadi dan budaya, yang diinterpretasikan melalui campuran hip-hop, pop, R&B, dan musik tradisional Thailand.
Wren Evans – Vietnam
Artis alt-pop ini menggunakan R&B, hip-hop, dan estetika yang menarik untuk menantang batas-batas musik di Vietnam. Wren Evans adalah artis Spotify RADAR dan musisi Vietnam pertama yang bekerja di atas panggung bersama Zion.T, salah satu musisi R&B terbesar di Korea Selatan. Dari hit populernya “Thích Em Hơi Nhiều” hingga penampilannya yang intens, Wren menetapkan standar tinggi bagi artis Asia yang menembus kancah musik global.
Regina Song – Singapura
Jika kerentanan adalah sebuah lagu, itu akan menjadi trek dari artis alt-pop Singapura yang sedang naik daun ini. Regina Song menerobos kancah musik dengan gaya penulisan lagu yang bersifat pengakuan, menggunakan musik untuk membangun hubungan emosional yang dalam dan mengungkap cara kerja pikirannya.
Foto atas izin Firdhaus (Instagram)
