5 Grup Pop Rock Asia Tenggara yang Kurang Dikenal untuk Ditambahkan ke Daftar Putar Anda
Peringatan: Band-band ini mungkin akan membuat Anda ingin mengangguk-angguk atau menari
Recommended Video
Asia Tenggara adalah kawasan yang beragam, dihuni oleh lebih dari 650 juta orang. Kawasan ini juga merupakan rumah bagi kancah musik yang berkembang pesat, dengan genre mulai dari RnB dan Hip-Hop hingga Metal dan Pop.
Salah satu genre yang terus berkembang di kawasan ini adalah pop-rock, gaya melodi yang memadukan melodi pop yang menarik dengan energi rock. Genre ini juga dapat berubah menjadi sesuatu yang lebih berat, sebagai penghormatan kepada band-band seperti Def Leppard dan Led Zeppelin.
Karena aksesibilitasnya, genre ini mudah dicerna oleh sebagian besar pendengar, sementara tema-temanya yang lebih ringan membuatnya sempurna untuk didengarkan sehari-hari. Berikut adalah grup pop rock Asia Tenggara yang mungkin belum banyak Anda ketahui.
Midnight Fusic (Malaysia)
Band beranggotakan empat orang dari Kuala Lumpur ini terbentuk setelah lulus SMA dan dengan cepat belajar bagaimana menyentuh hati. Lirik emosional dan suara atmosfer mereka terasa menghipnotis dengan cara terbaik, sementara penampilan energik mereka dengan mudah membuat penonton bergerak.
Sobs (Singapura)
Dipimpin oleh Celine Autumn, Sobs menciptakan lagu-lagu yang mudah diingat yang dirancang untuk tetap terngiang di benak Anda selama berbulan-bulan. Band ini cenderung ke arah yang lebih berat karena instrumentasi dan lirik mereka yang menarik menceritakan kisah yang lahir dari patah hati dan kegelisahan.
Gym and Swim (Thailand)
Dengan pendekatan yang lambat dan penuh suasana, Gym and Swim adalah band yang secara konsisten menghasilkan lagu-lagu yang membuat kepala mengangguk. Musik mereka terasa seperti jeda, pengingat untuk melambat di tengah hiruk pikuk kehidupan sehari-hari.
Alyson (Filipina)
Grup yang asyik dan romantis yang terinspirasi oleh kehidupan malam tahun 1960-an meskipun terbentuk pada tahun 2018, Alyson menafsirkan kembali genre tersebut melalui nostalgia. Setelan retro dan penampilan panggung mereka yang rapi melengkapi pengalaman suara mereka.
Grrl Gang (Indonesia)
Lahir dari jalanan Yogyakarta, Grrl Gang adalah grup yang bersemangat dan tak kenal lelah yang menunjukkan akar mereka. Lirik mereka yang sadar sosial mengeksplorasi feminisme, kesehatan mental, dan hubungan dengan kejujuran yang mencolok.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Pop rock Asia Tenggara memadukan melodi tradisional yang menarik dengan energi indie, sering kali menggabungkan narasi budaya regional, pengaruh retro, dan lirik yang sadar sosial ke dalam aransemen modern.
Midnight Fusic dari Kuala Lumpur adalah grup yang sedang naik daun dan menonjol, dikenal karena suara atmosferik, lirik yang emosional, dan pertunjukan langsung yang energik yang menarik perhatian audiens musik indie kontemporer.
Sobs adalah band indie pop rock Singapura terkemuka yang dipimpin oleh Celine Autumn, dikenal karena instrumentasi berbasis gitar, melodi yang menarik, serta tema patah hati dan kegelisahan.
Kancah indie Thailand menampilkan beragam subgenre, yang disorot oleh band-band seperti Gym and Swim, yang menggunakan pendekatan synth-pop yang santai untuk menciptakan lagu-lagu ritmis yang mudah diakses.
Kancah musik Filipina menampilkan grup-grup seperti Alyson, sebuah band yang menyalurkan nuansa kehidupan malam dan nostalgia tahun 1960-an melalui gaya retro dan aransemen pop rock yang halus dan groovy.
