Panduan lengkap blazer, jas setelan, dan sport coat untuk pria
Banyak pria memakainya secara bergantian, tetapi perbedaan di antara ketiganya membentuk cara kita menunjukkan formalitas dan gaya
Pria mana pun bisa masuk ke department store dan menemukan deretan jaket, semuanya berlabel “blazer,” berjejer seolah-olah bisa saling tukar. Kenyataannya, perbedaannya lebih bernuansa. Jas setelan, sport coat, dan blazer sejati masing-masing memiliki sejarah, tingkat formalitas, dan tujuan spesifiknya sendiri.
Seiring mode pria terus berkembang dan menjadi lebih santai, batas-batas di antara ketiganya mulai kabur. Namun, bagi mereka yang peduli untuk berpakaian dengan niat, memahami perbedaan tersebut tetap menjadi tanda kesadaran berbusana.
BACA JUGA: 5 aksesori yang membuat atau merusak setelan jas
Jas setelan
Mari kita mulai dengan jas setelan. Ini adalah yang paling formal dari ketiganya, dan juga yang paling lugas. Jika jaket tersebut awalnya dibuat sebagai bagian dari setelan, baik setelan dua atau tiga potong yang dipotong dari kain yang sama, itu dianggap sebagai jas setelan. Ini dirancang untuk dikenakan sebagai satu kesatuan, itulah sebabnya sering kali menampilkan wol worsted yang halus, bahu terstruktur, dan pola minimal.
Anda mungkin melihat pola Glen plaid atau garis kapur, tetapi tidak banyak selain itu. Jas setelan masih menjadi seragam terhormat untuk ruang rapat, pernikahan, pemakaman, dan, meskipun lebih jarang, kehidupan kantor sehari-hari.
Meskipun demikian, teknik Italia spezzato, yang secara harfiah berarti “rusak,” memperumit masalah. Spezzato mendorong pencampuran jas setelan dan celana dari set yang berbeda. Contoh umum mungkin adalah jaket biru dongker yang dipadukan dengan celana abu-abu.
Pendekatan ini dapat membuat jas setelan berfungsi lebih seperti blazer atau sport coat. Namun, bantalan bahu dan wol halusnya sering kali mengungkapkan asalnya. Anda bisa memisahkan setelan, tetapi formalitasnya masih ada.
Sport coat
Lalu ada sport coat. Ini kurang formal, lebih serbaguna, dan penuh tekstur. Akarnya terletak di pedesaan Inggris, tempat jaket ini dikenakan untuk pesta berburu dan pertemuan di luar ruangan. Jaket-jaket ini sering dibuat dari tweed, herringbone, atau kotak-kotak, dengan pola yang jelas menandakan bahwa jaket tersebut tidak pernah menjadi bagian dari satu set yang serasi.
Konstruksinya biasanya lebih lembut, bahunya lebih alami, dan sakunya sering kali ditempel daripada dijahit tersembunyi. Jika jas setelan milik kota, sport coat milik pedesaan. Di mana yang satu cenderung ke formalitas, yang lain mendukung ekspresi pribadi.
Blazer
Blazer menempati ruang yang menarik antara sport coat dan setelan. Ini lebih formal dari yang pertama tetapi kurang formal dari yang terakhir. Fitur utamanya meliputi warna solid, seringkali biru dongker, dan kancing kontras, biasanya dari kuningan atau mutiara.
Banyak juga yang memiliki lambang, merujuk pada asal-usulnya di klub perahu dan seragam militer. Istilah “blazer” berasal dari jaket merah cerah yang dikenakan oleh Lady Margaret Boat Club di Cambridge, yang dikatakan “berkobar” dengan warna.
Mengapa perbedaan itu penting
Tentu saja, banyak dari taksonomi ini hilang dalam ritel mode saat ini. Di platform online, Anda mungkin hanya melihat dua kategori: setelan dan setelan terpisah. Di toko mode cepat, jaket sering salah label tanpa memperhatikan tradisi atau potongan. Seiring tren penjahitan terus bergeser ke struktur yang lebih lembut, siluet yang lebih cair, dan kain performa, batas-batas antar kategori menjadi semakin sulit untuk didefinisikan.
Namun, perbedaan-perbedaan itu belum sepenuhnya hilang. Mereka tetap berguna bagi siapa pun yang menavigasi kode berpakaian yang berbeda, baik untuk pekerjaan, acara khusus, atau perjalanan. Memahami kategori-kategori ini bukan tentang berpegang pada aturan usang. Ini tentang mengenali bagaimana pakaian berfungsi dalam konteksnya.
Untuk lemari pakaian yang cerdas dan fleksibel, ada baiknya berinvestasi pada satu dari setiap kategori jika memungkinkan. Mulailah dengan blazer biru dongker klasik dengan kancing logam, tambahkan sport coat bertekstur dengan pola netral, dan sertakan setelan yang dijahit dengan baik dalam warna arang atau biru dongker.
Gaya modern mengutamakan adaptabilitas, tetapi memahami apa itu setiap jaket dan bagaimana jaket itu awalnya dimaksudkan untuk dikenakan dapat membuat semua perbedaan dalam cara Anda memakainya sekarang.
Foto-foto milik Saint Laurent, Loro Piana, Todd Snyder, Ralph Lauren






