Mengenakan Pakaian Liburan: 7 Merek Singapura yang Berpakaian Seolah-olah Anda Sudah Meninggalkan Kota
Di kota yang dibangun dengan kecepatan dan ketepatan, para desainer Singapura ini membuat pakaian yang terasa seperti menghembuskan napas perlahan-mewujudkan impian untuk melarikan diri tanpa harus meninggalkannya.
Oleh Dayne Aduna
Musim panas di Singapura adalah sebuah kondisi—padat dengan cahaya, berkilau karena kelembapan, dan hadir dengan begitu nyata. Hal ini membuat Anda menyadari keberadaan tubuh Anda di balik kain, tentang bagaimana pakaian bergerak, melekat, dan melepaskan.
Dan dalam panas seperti ini, liburan tidak selalu berupa sebuah destinasi. Terkadang, liburan adalah sebuah perasaan—sebuah kelonggaran, embusan napas yang lembut, atau tas yang tersampir dengan pas.
Para desainer Singapura ini sangat mahir dalam menerjemahkan perasaan tersebut. Apakah Anda sedang menuju Bali atau sekadar memimpikannya dari apartemen Anda, mereka menawarkan koleksi pakaian untuk pelarian yang elegan.
TERKAIT: Terlihat Seperti Liburan: 5 Merek Malaysia yang Berpakaian Terbaik (Dan Beberapa Merek Lainnya)
Di Balik Tanaman Merambat
Beyond The Vines membuat utilitas terasa puitis. Didirikan pada tahun 2015 oleh Daniel Chew dan Rebecca Ting, merek ini telah berevolusi menjadi semacam kultus minimalis, yang dicintai karena bahannya yang ringan, siluetnya yang cerdas, dan tentu saja, tas ikonis yang terasa menyenangkan dan tepat.


Karya-karya mereka dibuat untuk pergerakan. Kemeja katun lembut yang terasa nyaman sejak pemakaian pertama dan tas selempang dengan kepercayaan diri arsitektural.
Ini adalah jenis koleksi pakaian yang tidak membutuhkan terlalu banyak kata. Hanya desain yang bagus, dikemas dengan ringkas, dan sering dikenakan.
Di Perusahaan yang Baik
Ada keanggunan yang membumi pada In Good Company. Desain mereka tidak berusaha membuat Anda terkesan-desainnya pas, dalam segala hal. Inti dari merek ini adalah kepercayaan akan keseimbangan.


Di sini, berpakaian untuk liburan tidak berarti cetakan tropis atau klise resor. Ini berarti kemudahan yang telah dikonstruksi dengan cermat, potongan-potongan yang menyertai Anda dalam suasana hati dan material.
Pedro
Pedro memahami kecepatan masa kini. Sepatu dan tas mereka dirancang untuk orang-orang yang bergerak cepat, merasakan secara mendalam, dan membutuhkan aksesori untuk melakukan keduanya.


Dengan garis-garis yang bersih namun ekspresif, Pedro menawarkan hal-hal penting yang modern-potongan-potongan yang cocok dengan yang lain, tetapi juga tahu bagaimana berdiri sendiri.
Graye Studio
Graye bukanlah sebuah merek dan lebih merupakan sebuah meditasi. Dengan siluetnya yang uniseks dan paletnya yang dipertimbangkan, ia mengundang Anda untuk melambat dan memperhatikan-bagaimana sesuatu itu cocok, mengalir, dan membuat Anda merasa.


Didirikan oleh Xie Qian Qian pada tahun 2016, Graye membangun dunianya secara diam-diam, sepotong demi sepotong, selalu kembali ke hal-hal mendasar: kain, bentuk, fungsi, dan perasaan.
Perusahaan Biro
Dikenal dengan obsesi terhadap kualitas dan konstruksi kain-khususnya celana loopwheel dan koleksi linennya yang menjadi favorit para penggemarnya-Biro membisikkan kemewahan di saat orang lain meneriakkannya.


Setiap bagian terasa seperti dibuat dengan waktu, dan hasilnya adalah lemari pakaian yang terasa membumi, bermartabat, dan santai.
Kydra
Kydra dibuat untuk momentum. Untuk orang yang selalu berpindah dari satu mode ke mode lainnya – gym pagi, rapat sore, penerbangan malam – dan menginginkan satu pakaian yang dapat melakukan ketiganya.


Berakar pada pakaian aktif tetapi tidak takut untuk menyesuaikan diri dengan gaya hidup, Kydra membuat pakaian teknis terasa lebih personal.
Benjamin Barker
Jika Anda berpikir bahwa setelan jas dan musim panas tidak cocok, Benjamin Barker ada di sini untuk membantahnya-secara elegan-sebaliknya.


Merek ini telah lama memperjuangkan seni menjahit dengan sentuhan modern, membuat setelan jas menjadi keren lagi untuk generasi yang lebih tertarik pada ekspresi diri daripada formalitas.
Dunia mode Singapura merupakan studi tentang kontradiksi yang penuh pemikiran: fungsi tinggi berpadu dengan perasaan tinggi, arsitektur berpadu dengan seni, kemudahan tropis berpadu dengan keunggulan metropolitan.
Para desainer ini tidak hanya membuat Anda terlihat siap berlibur—mereka membuat Anda merasa seolah-olah tidak pernah benar-benar pergi. Jadi, berkemaslah dengan ringkas, atau tidak perlu berkemas sama sekali. Dengan merek-merek ini, ke mana pun Anda pergi, Anda sudah berpakaian dengan tepat untuk itu.
Terima kasih khusus Wei Lun Tok
Foto-foto yang diambil melalui situs web merek

Dayne Aduna
Dayne Aduna is an Associate Editor at VMAN Southeast Asia, specializing in fashion, grooming, film, television, and contemporary pop culture. With a strong editorial focus on menswear, his work explores how style intersects with shifting cultural movements across Southeast Asia and beyond.
His expertise spans fashion journalism, celebrity profiling, grooming and skincare trends, fragrance, runway reporting, and cultural commentary, with a particular eye for emerging creatives and youth-driven style.
Dayne has written extensively on fashion houses, seasonal trends, designer collections, and the evolving image of the modern Southeast Asian man, bringing both editorial depth and cultural relevance to his coverage.
