Cara Berpakaian seperti John F. Kennedy Jr.
Seiring serial Ryan Murphy menghidupkan kembali mitos JFK Jr., gaya abadi-nya yang rapi, elegan, dan santai ala perkotaan menawarkan cetak biru yang tepat waktu untuk busana pria modern
Serial Ryan Murphy yang berjudul Kisah Cinta: John F. Kennedy Jr. & Carolyn Bessette telah menghidupkan kembali ketertarikan budaya yang akrab. Serial FX sembilan episode ini meninjau kembali romansa antara sosok yang paling mendekati bangsawan di Amerika dan humas Calvin Klein yang menjadi istrinya.
Lebih dari 25 tahun setelah kematian mereka, Carolyn Bessette Kennedy dan John F. Kennedy Jr. terus berfungsi sebagai titik referensi estetika. Kerapian minimalis Carolyn telah lama dikukuhkan. Warisan gaya John lebih kompleks. Berakar pada tradisi Ivy League tetapi dibentuk oleh New York tahun 1980-an dan 1990-an, gaya berpakaiannya memadukan gaya preppy East Coast dengan kemudahan atletis dan sensibilitas perkotaan.
Rotasi topi
Berpakaian seperti JFK Jr. berarti memahami bahwa daya tariknya terletak pada cara ia mengenakan pakaiannya. Ia merangkul penutup kepala sebelum menjadi ciri khas selebriti, berganti-ganti antara topi Yankees, gaya newsboy, dan bahkan baret.
Mantel sehari-hari
Pakaian luar adalah inti dari penampilannya. Jaket bomber yang dilapisi turtleneck, mantel parit berukuran besar, jaket kulit kotak, dan mantel kerja praktis menjadi barang pokok.
Ia menyukai siluet yang memungkinkan gerakan, sering kali mengenakannya sedikit kusut, lengan digulung, atau kerah dinaikkan melawan angin. Sering difoto saat bersepeda atau mengajak anjingnya berjalan-jalan, ia memancarkan kesan bergerak yang membuat potongan-potongan tradisional pun terasa kontemporer.
Setelan santai
Jahitan pakaiannya mengikuti logika serupa. Di era yang didominasi oleh setelan formal, John memilih potongan yang lebih kotak yang mengutamakan kenyamanan daripada struktur. Jaket lebih longgar daripada membentuk tubuh. Celana kadang-kadang tidak serasi. Ia terkadang memadukan blazer dengan kaus, mengurangi formalitas dengan kemudahan.
Bingkai gelap
Kacamata hitam melengkapi seragamnya. Ray-Ban klasik, bingkai tortoiseshell, dan lensa oval gelap secara konsisten muncul dalam foto. Kacamata berfungsi sebagai pelindung dan ciri khas di masa yang ditandai oleh perhatian media yang intens.
Rajutan kasual
Pakaian rajut menawarkan elemen penentu lainnya. Crewneck, quarter-zip, dan turtleneck bergaris menyeimbangkan kerapian dengan keramahan. Ia mengenakan kasmir secara kasual, menyukai potongan yang terlihat sudah dipakai daripada yang diawetkan. Efek keseluruhannya adalah aspiratif tanpa terlihat dibuat-buat, selaras dengan apa yang sekarang digambarkan sebagai kemewahan yang tenang.
Di luar efek halo
Akan menjadi reduktif untuk mengabaikan peran penampilan dalam warisannya. Penampilan JFK Jr. adalah inti dari citra publiknya, dan apa yang disebut efek halo tidak dapat diabaikan. Namun, daya tarik fisik saja tidak menghasilkan pengaruh gaya yang abadi.
Yang membedakannya adalah sikap tidak hormat yang halus. Kisah-kisah tentang memadukan jahitan formal dengan sepatu usang, atau bahkan aksesori yang tidak konvensional, tetap ada karena mencerminkan kebenaran yang lebih luas. Ia jarang terlihat terlalu bekerja keras.
Seperti yang ditunjukkan oleh serial Ryan, daya tarik ini melampaui nostalgia. Estetika John dan Carolyn sering disebut dalam minat baru kita pada gaya berpakaian ‘old money’, tetapi kontribusi Jr. menolak kategorisasi yang mudah. Ia menyerap kode-kode aristokrasi Amerika dan membingkainya kembali melalui lensa kota dalam transisi.










