5 Parfum Pria yang Akan Membuatnya Terpikat
Wewangian yang tepat dapat mengubah malam yang biasa menjadi sesuatu yang tak terlupakan, memikatnya tanpa sepatah kata pun
Wewangian akan selalu menjadi salah satu hadiah paling intim dalam sebuah hubungan. Berbeda dengan jam tangan atau dompet, wewangian tidak terlihat secara mencolok pada tubuh. Ia menyatu dengan kulit. Ia bertahan di udara di antara dua orang. Jika dipilih dengan baik, wewangian dapat mengubah cara seseorang dipandang dan, yang lebih penting, bagaimana perasaan mereka.
Berikut adalah lima wewangian pria yang secara konsisten menjaga keseimbangan tersebut, masing-masing menawarkan nuansa romantis yang khas.
Maison Francis Kurkdjian Baccarat Rouge 540 Extrait de Parfum
Hanya sedikit wewangian modern yang mencapai popularitas budaya seperti Baccarat Rouge 540, namun versi Extrait menambahkan dimensi yang lebih kaya dan bernuansa. Saffron dan amberwood mendominasi, dilengkapi oleh resin hangat yang melekat pada kain dan kulit.
Pada pria, aromanya terkesan lebih mineral dan berkayu. Efeknya berkilau dan menyelimuti. Bagi pasangan yang senang tampil menonjol dengan cara yang halus namun jelas, ini adalah hadiah yang strategis, meninggalkan jejak yang tak terlupakan tanpa terkesan berlebihan.
Dior Sauvage Elixir
Evolusi yang lebih intens dari Sauvage yang asli, versi Elixir mempertajam formulanya dengan rempah-rempah seperti kayu manis dan pala yang dipadukan dengan lavender serta dasar aroma kayu yang pekat.
Satu atau dua semprotan menciptakan aura hangat yang cocok untuk suasana malam hari. Bagi pasangan yang menyukai setelan klasik dan pembawaan yang tenang, Sauvage Elixir menawarkan keakraban dengan kedalaman yang lebih besar dan daya pikat yang lebih terkonsentrasi.
Byredo Bibliothèque
Dipasarkan sebagai uniseks namun sangat menarik bagi pria, Bibliothèque dibuka dengan aroma plum dan persik sebelum beralih ke aroma kulit, nilam, dan vanila. Aroma buah pada lapisan atas memudar dengan cepat, menyingkap kehangatan yang bertekstur.
Kesan keseluruhannya adalah intim. Aroma ini menunjukkan selera dan perhatian, menjadikannya pilihan yang tepat bagi pasangan yang tertarik pada seni, sastra, atau desain.
Le Labo Santal 33
Meskipun telah populer selama bertahun-tahun, Santal 33 tetap menjadi titik acuan bagi wewangian kayu modern. Kapulaga dan violet memberikan kesegaran, sementara cendana dan cedar memperkuat komposisi dalam dasar aroma yang berasap.
Daya tariknya terletak pada fleksibilitasnya. Aroma ini bertransisi dengan mudah dari siang ke malam dan berkembang secara unik pada jenis kulit yang berbeda. Bagi pasangan dengan gaya pribadi yang sudah mapan, Santal 33 berfungsi sebagai aroma khas yang potensial.
Tom Ford Ombré Leather
Ombré Leather berfokus pada aroma kulit yang halus dengan aksen melati dan amber. Aroma ini sangat cocok digunakan pada malam yang lebih dingin atau suasana formal. Sebagai hadiah, ini menjadi pilihan yang menarik untuk kencan malam dan acara-acara khusus.
Pada akhirnya, memilih wewangian untuk pasangan adalah sebuah tindakan interpretasi. Pilihan yang paling tepat mempertimbangkan bagaimana sebuah aroma akan berkembang di kulitnya dan dalam ritme kehidupan sehari-hari. Jika selaras dengan benar, wewangian menjadi bagian dari suasana bersama, sesuatu yang tertinggal dalam ingatan lama setelah momen tersebut berlalu.
Foto banner atas izin VMAN SEA 01
Fotografi Ronnie Salvacion
Arahan kreatif Patrick Ty
Perawatan Xeng Zulueta
Rambut Bryan Eusebio
Model Aidan Palis (New Monarq)
Fashion Ryuji Shiomitsu
Produksi Jones Palteng
Asisten fotografi Joey Arboleras
Asisten mode Bithia Reyes, Raki Lucas, dan Shella Liwanag
