Gucci’s Snow Globe Membawa Perjalanan Bersejarah ke Miami Art Week
Adegan miniatur mengisahkan perjalanan Gucci dari mimpi sederhana seorang kuli angkut hotel di London hingga menjadi kerajaan mode global
Tampilan perjalanan waktu
Dalam perpaduan yang mencolok antara sejarah mode dan keunikan liburan, Gucci telah mengubah Distrik Desain Miami menjadi tontonan musim dingin yang teatrikal. Rumah mode mewah ini memasang bola salju raksasa di Sweet Bird North Plaza, menawarkan pengunjung sebuah perjalanan miniatur melalui masa lalu merek ini.
Instalasi ini, yang dipamerkan hingga 7 Januari, menceritakan kisah awal mula Guccio Gucci muda yang sederhana sebagai seorang porter di Savoy Hotel London, di mana pemandangan koper elegan para tamu kemudian menginspirasi kerajaan barang kulitnya. Di dalam bola salju, miniatur-miniatur detail menciptakan kembali lokasi-lokasi ikonik Gucci—mulai dari Palazzo Gucci yang bersejarah di Florence hingga toko-toko utama kontemporer di New York, Paris, dan London.
Melengkapi bola salju tersebut, seniman Amerika, Corydon Cowansage, telah menciptakan tiga mural yang berbeda di antara plaza dan butik Gucci. Karyanya menampilkan bentuk-bentuk biomorfis yang mengalir dengan latar belakang biru pucat, yang terinspirasi dari seniman feminis seperti Judy Chicago. Instalasi ini bertepatan dengan Miami Art Basel, di mana karya Corydon juga dipamerkan di galeri Kaufmann Repetto.
Sementara itu, di Florence, kehadiran Gucci terasa melalui fasad Palazzo Gucci yang diterangi, menciptakan jembatan simbolis antara warisan Italia merek tersebut dan perayaan Amerikanya. Lampu-lampu akan tetap menyala hingga 17 Januari, menandai berakhirnya Pitti Uomo, pameran dagang mode pria.
Instalasi yang meriah ini mewakili visualisasi kreatif evolusi Gucci dari satu butik di Florence menjadi pusat kemewahan global, yang diceritakan melalui lensa ajaib bola salju musim dingin.
