Inilah Film-Film yang Akan Menjadi Rebutan Penonton di Cannes 2026
Cannes 2026 menghadirkan jajaran film baru dari sutradara internasional ternama, yang semuanya menayangkan perdana karya yang berfokus pada karakter dan konflik
Recommended Video
Jika Anda pernah merasa antusiasme Anda terhadap film menurun, Cannes hadir sebagai penyegaran tahunan, sebuah kepulangan menuju sinema dalam bentuknya yang paling memukau.
Dari tanggal 12 hingga 26 Mei, Croisette menjadi sirkuit penayangan perdana dan pemutaran film yang terkendali dengan ketat, di mana sinar matahari tetap berada di luar, dan sinema terjadi di dalam kegelapan. Edisi 2026, yang dipilih dari 2.541 pengajuan film fitur dari 141 negara dan dipimpin oleh juri Park Chan-wook, lebih condong ke arah karya-karya auteur daripada tontonan studio besar.
Berikut adalah beberapa film yang paling dinantikan dalam jajaran tersebut.
BACA JUGA: Putusan Telah Keluar. Inilah Yang Dikatakan Orang Tentang Film Paling Dinanti di Cannes
HOPE (SUTRADARA NA HONG-JIN)
Na Hong-jin kembali satu dekade setelah The Wailing dengan Hope, sebuah film thriller fiksi ilmiah yang berlatar di dekat Zona Demiliterisasi Korea. Ceritanya dimulai dengan laporan tentang seekor harimau di area tersebut, namun bergeser menjadi narasi yang lebih luas tentang sebuah desa yang menghadapi ancaman berbeda dan kurang terlihat.
Para pemerannya meliputi Alicia Vikander, Michael Fassbender, dan Taylor Russell. Film ini mempertemukan kembali Na dengan gaya sinematografi yang diasosiasikan dengan Burning, Parasite, dan The Wailing, yang menunjukkan fokus pada eskalasi yang terkendali dan ketegangan atmosferik.
FJORD (SUTRADARA CRISTIAN MUNGIU)
Cristian Mungiu, mantan pemenang Palme d’Or, mempersembahkan Fjord, sebuah drama berlatar di Norwegia tentang pasangan yang diperankan oleh Sebastian Stan dan Renate Reinsve, yang terlibat dalam konflik yang kian memuncak dengan tetangga mereka.
Film ini menandai kolaborasi pertama Mungiu dengan aktor Hollywood yang dikenal luas. Meskipun latarnya bergeser, pokok bahasannya tetap konsisten dengan karya-karya sebelumnya, yang berfokus pada tekanan sosial dan cara perselisihan pribadi mencerminkan ketegangan struktural yang lebih besar.
PAPER TIGER (SUTRADARA JAMES GRAY)
James Gray kembali ke kompetisi Cannes dengan Paper Tiger, sebuah drama kriminal yang dibintangi oleh Miles Teller dan Adam Driver sebagai dua bersaudara yang terjebak dalam skema yang melibatkan kejahatan terorganisir Rusia. Scarlett Johansson juga tampil dalam peran pendukung.
Film ini melanjutkan ketertarikan lama Gray pada loyalitas, konflik keluarga, dan kompromi moral. Ini adalah entri keenamnya dalam kompetisi Cannes, di mana film-filmnya sering dicatat karena struktur klasiknya dan penekanan pada karakter di atas inovasi genre.
THE MAN I LOVE (SUTRADARA IRA SACHS)
Ira Sachs beralih haluan dengan The Man I Love, sebuah fantasi musikal yang berlatar di New York tahun 1980-an. Film ini membintangi Rami Malek sebagai seorang aktor yang sedang sekarat dan sedang mempersiapkan pertunjukan terakhirnya, dengan Rebecca Hall dan Tom Sturridge dalam peran pendukung.
ALL OF A SUDDEN (SUTRADARA RYUSUKE HAMAGUCHI)
Ryusuke Hamaguchi mempersembahkan film berdurasi 196 menit yang berlatar di Paris, mengikuti seorang direktur panti jompo yang diperankan oleh Virginie Efira, yang menerapkan filosofi perawatan yang dikenal sebagai Humanitude.
Film ini diangkat secara bebas dari korespondensi yang diterbitkan antara seorang filsuf dengan kanker stadium akhir dan seorang antropolog medis. Film ini juga menampilkan Tao Okamoto sebagai penulis naskah drama yang sakit parah. Hamaguchi melanjutkan fokusnya pada adegan dialog yang panjang dan observasi antarpribadi, mengikuti Drive My Car dan Evil Does Not Exist.
VICTORIAN PSYCHO (SUTRADARA ZACHARY WIGON)
Maika Monroe membintangi horor gotik yang berlatar tahun 1858 ini, berperan sebagai seorang pengasuh yang tiba di Ensor House, di mana para penghuninya mulai menghilang tak lama setelah kehadirannya dimulai. Dengan Thomasin McKenzie dan Jason Isaacs sebagai lawan main, Victorian Psycho berada dalam ranah sinema genre namun tampak berniat menguji batas-batasnya.
COWARD (SUTRADARA LUKAS DHONT)
Lukas Dhont kembali setelah Girl dan Close dengan drama Perang Dunia Pertama tentang Pierre (Emmanuel Macchia), seorang tentara muda Belgia yang mencoba membuktikan kepahlawanannya, dan Francis (Valentin Campagne), yang bertugas menjaga moral di garis depan.
Dhont membingkai film ini sebagai karya “tentang cinta dan kematian, penciptaan dan kehancuran,” namun sinemanya selalu lebih bersifat minimalis daripada deklaratif.
