Di dalam klub pelopor VMAN pertama, Acer memposisikan dirinya di jantung budaya mahasiswa.
Pada Klub Pelopor VMAN pertama di Manila, Acer menemukan panggung alami untuk menghubungkan kampanye kampusnya dengan generasi yang mendefinisikan gaya dan budaya saat ini.
Peluncuran Edisi Digital Televisi VMAN Asia Tenggara sekaligus menjadi debut Klub Pelopor VMAN di Bando, tempat khusus hip-hop pertama di kota itu. Pertemuan itu menyatukan berbagai tokoh mode dan budaya pop Manila, tetapi juga penting karena merek-merek yang memilih untuk menjadi bagian darinya. Di antaranya, Acer menonjol sebagai sinyal jelas tentang di mana perusahaan melihat pengaruhnya berkembang.
Kampanye kembali ke sekolah Acer untuk gaya hidup mahasiswa hibrida
Acara tersebut, yang digambarkan sebagai perayaan kekuatan budaya televisi, menjadi panggung bagi kampanye Acer saat ini, #BacktoSchoolWithAcer dan #AcerCampus2025. Saat mahasiswa bersiap kembali ke kampus di seluruh Filipina, Acer memposisikan dirinya sebagai pilihan utama untuk teknologi yang sesuai dengan tuntutan gaya hidup mahasiswa hibrida yang semakin meningkat.
Penawaran Acer lugas namun luar biasa luas: diskon hingga ₱20.000 untuk laptop, ditambah hadiah eGift senilai hingga ₱10.000. Lebih penting lagi, merek ini telah membagi jajaran produknya ke dalam kategori yang mencerminkan keragaman kehidupan mahasiswa. Seri Aspire melayani para “serba bisa,” menyeimbangkan tugas kuliah dengan streaming dan hobi. Swift dirancang untuk para multitasker yang membutuhkan perangkat ringan yang dapat bergerak secepat mereka. Untuk gamer dan kreator, model Nitro dan Predator menawarkan kapasitas kinerja tinggi yang dapat menangani pembuatan konten dan permainan kompetitif.
Kampanye berakar pada identitas mahasiswa
Bahasa kampanye, “Kampus Anda. Perlengkapan Anda. Cara Anda.”, digaungkan dalam detail Klub Pelopor itu sendiri. Di antara set musik dan momen yang diatur untuk media sosial, mahasiswa dan profesional muda menggunakan perangkat mereka untuk membuat dan terhubung secara real time. Kehadiran Acer menggarisbawahi gagasan bahwa alat-alat ini bukan lagi aksesori melainkan esensial, membentuk cara mahasiswa belajar dan mendefinisikan diri mereka.
Didirikan pada tahun 1976 dan kini aktif di lebih dari 160 negara, Acer secara konsisten memposisikan dirinya sebagai perusahaan yang bertekad untuk “mendobrak batasan antara manusia dan teknologi.” Keselarasan dengan VMAN SEA, sebuah platform yang menyoroti gelombang talenta baru Asia Tenggara, mencerminkan strategi yang menghubungkan teknologi dengan budaya pada titik-titik paling langsungnya: kaum muda, kampus, dan ambisi sehari-hari.
Klub Pelopor digambarkan sebagai malam bersejarah bagi mode pria dan budaya pop di Filipina. Bagi Acer, ini juga merupakan pengingat bahwa kembali ke sekolah bukan hanya tentang akademis tetapi juga tentang membekali mahasiswa untuk seluruh spektrum kehidupan mereka: kreatif, digital, dan seterusnya.
Fotografi Tim Dueñas



