Desainer Jan Sober yang berbasis di Jakarta meluncurkan ‘the space between’
Melalui detail yang terinspirasi dari masa kanak-kanak, koleksi ini menata ulang nostalgia dalam bahasa penjahitan.
Apa yang menginspirasi koleksi terbaru Jan Sober?
Sebagai bagian dari partisipasi PILLAR dalam Plaza Indonesia Fashion Week, toko konsep yang berbasis di Jakarta ini mempersembahkan ‘The Space Between’ karya Jan Sober. Berakar pada struktur, kehalusan, dan desain abadi, koleksi ini mengeksplorasi kekuatan yang tenang melalui penjahitan skulptural dan pengekangan puitis.
Melalui koleksi terbarunya, Jan Sober menawarkan kontras yang tajam: sebuah lemari pakaian yang dibangun di atas garis-garis yang disengaja dan warna-warna lembut. Setiap tampilan dirancang dengan presisi – dipotong dengan murah hati namun terstruktur dengan cermat – memungkinkan pemakainya untuk mewujudkan semacam keanggunan yang membumi yang tidak berteriak maupun mundur.
“Kami mempersembahkan Jan Sober atas pendekatan tanpa rasa takut mereka terhadap mode modern—desain yang menantang konvensi sambil merayakan individualitas, dengan semangat berani yang mendorong batas namun tetap setia pada gaya modern yang dapat dikenakan,” kata Riza Agrimayani, manajer merek PILLAR. “Ini mencerminkan visi Pillar untuk menyoroti merek-merek yang menyeimbangkan kreativitas dengan kemampuan pakai.”
Koleksi ini melanjutkan kode khas Jan Sober: pakaian dipotong dengan presisi arsitektural, menampilkan pakaian luar berpotongan panjang, jaket crop, setelan yang mengalir, dan siluet yang berlebihan – disempurnakan dan terkendali.
Saat koleksi ini terungkap, siluet melonggar dan meluas. Penjahitan melepaskan cengkeramannya: lengan membulat, bahu menurun, dan pakaian mulai bernapas. Dalam transisi ini, ada kenyamanan, tetapi tidak pernah kecerobohan. Pakaian luar menjadi lebih lembut dalam struktur namun lebih kuat dalam kehadiran. Penjahitan longgar ditopang oleh tepi yang tajam, sementara tampilan berlapis memperkenalkan ritme gerakan dan kedalaman.
Palet warna mengeksplorasi pergeseran lembut melalui palet intelektual: putih gading, biru navy, karbon, oker, hijau hutan, dan netral bertekstur. Ini dipadukan dengan fabrikasi inovatif seperti wol terstruktur, katun renyah, campuran setelan lembut, dan sentuhan akhir teknis yang halus – selalu melayani bentuk, tidak membanjirinya.
“’The Space Between’ menangkap ketegangan masa remaja — momen liminal di mana permainan dan fantasi larut ke dalam struktur dan kedewasaan,” kata merek tersebut. “Melalui detail yang terinspirasi dari masa kanak-kanak, koleksi ini menata ulang nostalgia dalam bahasa penjahitan. Setiap bagian menjadi peninggalan memori, di mana kepolosan berlama-lama tepat di bawah permukaan garis tajam dan bentuk skulptural.”
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs web resmi PILLAR melalui tautan ini.







