Inilah yang Terjadi di Acara ORBIT Rue Miche
Di Kota Ho Chi Minh, ORBIT milik Rue Miche merupakan sinyal yang jelas bahwa industri kreatif Vietnam tidak lagi muncul, tetapi terorganisir
Pada saat asap menghilang di landasan pacu sepanjang 60 meter di Union Square, ada sesuatu yang berubah. Bukan hanya di udara, yang tercium oleh aroma pilihan dari Cholon Social, tetapi juga dalam cara pandang mode Vietnam terhadap dirinya sendiri. Rue Miche Runway: ORBIT melakukan hal yang jarang dilakukan oleh beberapa peragaan busana di wilayah ini: membayangkan masa depan bersama dan membuatnya terasa nyata.
Diselenggarakan di Ho Chi Minh City, ORBIT mengumpulkan lebih dari 370 tamu yang semuanya bergerak di dalam ekosistem yang dirancang dengan cermat. Biru, perak, hitam. Lantai baja, panggung melingkar. Perasaan bahwa setiap detailnya dimagnetisasi untuk satu tujuan, mementaskan kreativitas Vietnam bukan sebagai bakat yang baru muncul, tetapi sebagai kekuatan yang terpadu dan sudah ada.
BACA JUGA: 11 Butik Busana Pria yang Wajib Dikunjungi di Saigon
Desain kepemilikan
Nama “ORBIT” memiliki daya tarik yang lebih dari sekadar daya tarik visual. Dipinjam dari ilmu fisika, nama ini menjadi metafora untuk gravitasi budaya, sebuah gagasan bahwa merek lokal dapat berputar bersama dalam keselarasan kreatif dan bukannya bersaing untuk mendapatkan ruang. Konsep tersebut bergema di setiap detailnya, mulai dari panggung yang melingkar hingga pencahayaan dan selingan suara, menciptakan sebuah bidang di mana individualitas dapat hidup berdampingan secara harmonis.
Para tamu masuk melalui ruang yang dibasuh dengan palet industri khas Rue Miche, yang ditopang oleh instalasi Maison Meng yang menyeimbangkan nostalgia dengan fiksi ilmiah. Dampaknya langsung terasa dan disengaja. Ini adalah pertunjukan yang dirancang untuk pencelupan total.
Sebuah survei tentang identitas lokal
15 merek fesyen tampil di atas panggung, masing-masing menawarkan estetika yang sangat berbeda, ada yang punkish dan mentah (AFTER PARTY, STRESSMAMA), ada pula yang puitis dan pahatan (MARE, KIMTR). Yang menyatukan mereka bukanlah penampilan atau tren, melainkan kesediaan untuk berbicara dengan bahasa mereka dengan lancar dan tanpa penyesalan.
RAKKIU melapisi tekstur jalanan Jepang dengan denim yang dibuat dengan tangan dan sentuhan jahitan khas Vietnam. DALYA tampil feminin dan garang, sementara GIAN SAIGON mengingatkan penonton bahwa tradisi dan modernitas adalah fondasi yang harus dibangun. Pada saat FORTYTHREE menutup pertunjukan dengan seruan kebebasan dan kesetaraan, jelas terlihat bahwa ini adalah pernyataan dari sebuah tujuan budaya.
Taruhan Rue Miche yang lebih besar
Meskipun secara teknis merupakan acara Rue Miche, acara ini tidak pernah terasa seperti mengiklankan satu label. Sebaliknya, acara ini memposisikan Rue Miche sebagai kurator ekosistem dan arsitek dengan visi yang lebih luas. Visi tersebut terkristalisasi dengan peluncuran perdana Rue Miche L’Edition, sebuah format ritel multi-merek baru yang dirancang untuk memperkuat fesyen Vietnam ke platform yang lebih komersial dan internasional.
Namun, terlepas dari pementasan berkonsep tinggi dan inspirasi yang abstrak, inti dari acara ini adalah bahwa fesyen adalah sebuah komunitas. ORBIT tidak memberitakan inovasi demi inovasi. Mereka memamerkannya sebagai sebuah metode untuk menghargai diri sendiri.
Fesyen Vietnam sering kali dibingkai sebagai “muncul,” cara yang sopan untuk mengatakan bahwa fesyen Vietnam sedang mengejar ketertinggalan. ORBIT karya Rue Miche menentang gagasan tersebut, dengan menampilkan visi yang tidak hanya menghadap ke luar, tetapi juga mengakar kuat. Peragaan ini membuktikan bahwa fesyen Vietnam tidak perlu meniru Barat untuk berdiri di panggung global. Ia hanya perlu bergerak dengan gravitasinya sendiri.
Kesopanan Rue Miche
Terima kasih khusus Le Minh Hoang









