Mengapa Semua Orang Menggandakan Diri dengan Denim-dan Bagaimana Melakukannya
Denim ganda bukan lagi sebuah risiko mode. Ini adalah kesempatan untuk bergaya, jika Anda tahu cara memakainya
Denim ganda. Setelah dianggap sebagai langkah yang salah, lihat: karpet merah di awal tahun 2000-an, tema koboi yang baru, kini telah kembali menjadi tren di dunia mode. Perbedaannya adalah niat. Denim-on-denim saat ini bukan tentang pencocokan demi pencocokan. Ini adalah tentang kontras, kontrol, dan pemahaman yang tepat tentang siluet dan tekstur. Singkatnya, ini bukan lagi “tuksedo Kanada” dan lebih keren.
Berikut adalah lima cara untuk mengenakan denim ganda dengan baik, tanpa terlihat seperti mengenakan kostum.
1. Sesuaikan denim Anda seperti wol
Cara tercepat untuk meningkatkan tampilan denim-on-denim adalah dengan memperlakukan potongan denim Anda seperti setelan jas. Tukar jaket kotak dengan blazer berpotongan tajam atau kemeja pas dengan bahu yang terstruktur. Padukan dengan jeans bergaris bersih, bebas dari luntur yang berlebihan dan tidak perlu. Idenya adalah polesan. Pikirkan celana denim dengan lipatan depan, atau jaket dengan kancing seperti parit.
Kiat gaya: Pilihlah warna yang lebih gelap untuk efek yang lebih formal. Nila di atas nila terasa cerdas ketika pakaiannya bersih. Tambahkan sepatu bot kulit atau sepatu pantofel minimalis untuk mempertajam hasil akhir.
2. Jangan berhenti pada dua, lanjutkan dengan tiga (atau lebih)
Denim ganda adalah sebuah konsep. Triple denim adalah sebuah komitmen. Dan itu terbayar, jika dilakukan dengan benar. Menambahkan potongan denim ketiga (seperti topi, tas, sepatu, atau bahkan korset) dapat menyatukan tampilan dan membuatnya lebih menarik.
Kiat gaya: Pertahankan denim Anda dalam kelompok warna yang sama tetapi variasikan intensitasnya; jaket pudar dengan jeans mid-wash dan aksesori nila tua memberikan dimensi tanpa benturan. Cari keselarasan warna daripada kesamaan yang sama persis.
3. Bermain dengan denim bermotif dan bermotif
Denim tidak harus datar atau polos. Denim bermotif atau berhias menambah tekstur dan daya tarik visual pada lapisan Anda. Cobalah motif bunga, motif abstrak, atau detail jahitan yang kontras untuk memecah kebosanan.
Kiat gaya: Biarkan satu bagian yang bermotif menjadi pusat perhatian. Jika Anda mengenakan jaket bermotif, jaga agar celana jeans tetap klasik. Atau pilihlah yang sebaliknya dengan celana bermotif dan atasan yang minim. Jaga agar aksesori tetap sederhana untuk menghindari kebisingan.
4. Hilangkan warna biru
Kami mengerti. Biru terasa aman. Tapi denim modern hadir dalam spektrum warna yang layak untuk dieksplorasi. Karat, hijau hutan, mawar berdebu, ecru, bahkan kuning lemon, masing-masing dapat menjadi dasar untuk tampilan denim ganda yang terlihat tak terduga dan segar.
Kiat gaya: Pilihlah warna dasar dan kembangkan di sekelilingnya. Misalnya, padukan jaket hijau sage dengan celana pendek denim berwarna krem. Atau celana jins arang dengan kemeja denim merah anggur. Hindari memadukan warna-warna cerah dengan warna biru tradisional. Mereka bersaing. Biarkan denim berwarna bersinar.
5. Masalah yang mengganggu, robekan, dan keausan
Tidak semua denim harus terlihat baru. Bahkan, sering kali lebih baik jika tidak. Perhatikan bagian yang sudah usang: keliman yang berjumbai, jahitan yang melembut, atau saku yang sudah pudar. Detail-detail ini menceritakan sebuah kisah dan memberikan kedalaman pada pakaian yang sudah dipoles.
Kiat gaya: Padukan potongan denim baru dan yang sudah tua untuk keseimbangan. Misalnya, padukan celana jins dengan kaki lurus yang tertekan dengan jaket berstruktur. Atau kenakan trucker vintage di atas celana panjang yang disesuaikan. Biarkan kontras yang menata gaya Anda.
Aturan bonus: Kendalikan kekacauan
Denim ganda tidak bekerja secara kebetulan. Ini berhasil karena seseorang menatanya dengan presisi. Jika ragu, pertahankan satu elemen yang netral (kaos polos, sepatu bot ramping, atau ikat pinggang warna-warni) untuk menyelaraskan penampilan. Keberhasilan denim ganda terletak pada penguasaan kontras: terang dan gelap, kaku dan lembut, lama dan baru.
Perlakukan denim Anda seperti Anda memperlakukan kain fashion kelas atas. Padukan tekstur (mentah dengan disikat), mainkan siluet (ramping dengan kebesaran), dan lapisi dengan cermat. Denim bukanlah bintangnya. Yang penting adalah gaya Anda.
