Musim Sandal Jepit Telah Tiba-Apakah Pedikur Anda Sudah Siap?
Sandal jepit kembali menjadi tren, yang berarti jari-jari kaki pria tiba-tiba terlihat jelas
Landasan pacu di Paris dan Milan menunjukkan satu hal yang jelas: sandal jepit telah kembali. Ya, sandal yang sama yang terakhir kali Anda kenakan saat ke kampus. Untuk Musim Semi/Musim Panas 2026, rumah-rumah mewah merangkul sandal minimalis, memadukan kaki telanjang dengan pakaian rancangan desainer dan pakaian pantai yang santai. Yang berarti satu hal bagi para pria: jari-jari kaki terbuka, dan mereka harus terlihat bagus.
TERKAIT: Sandal Jepit Telah Kembali-Dan Sebenarnya Cukup Apik
Ini bukan hanya pertimbangan gaya. Ini juga merupakan masalah kebersihan. Fashion mungkin sedang menjadi sorotan, tetapi rutinitas perawatan Anda mungkin belum siap. Masukkan pedikur. Bukan versi spa yang terlalu wangi yang mungkin Anda bayangkan, tetapi rutinitas praktis yang dapat Anda lakukan di rumah atau di salon. Tujuannya sederhana: menjaga kaki Anda tetap bersih, fungsional, dan siap untuk dilihat.
Inilah yang harus diketahui dan dilakukan oleh setiap pria untuk menjaga kakinya tetap siap menghadapi musim panas.
1. Mulailah dengan kuku
Aturannya sederhana namun sering diabaikan. Tidak seperti kuku jari tangan, kuku kaki harus dipangkas lurus untuk menghindari pertumbuhan ke dalam yang menyakitkan. Gunakan gunting kuku yang dibuat khusus untuk kuku kaki yang lebih tebal dan bentuknya lebih rata. Potonglah pendek, tetapi jangan terlalu pendek. Dan jangan sekali-kali menggunting ke arah samping.
Kiat pro: Pilih gunting dengan pegangan karet dan penangkap built-in untuk menjaga kebersihan dan ketepatan potongannya.
2. Gosoklah benda-benda yang mati
Kebersihan kaki lebih dari sekadar sabun dan air. Kulit mati cenderung menumpuk, terutama pada tumit dan bola kaki, yang menyebabkan kekeringan, pecah-pecah, dan bercak-bercak kasar. Gunakan kikir kaki atau eksfoliator elektrik dengan sentuhan ringan. Tujuannya bukan untuk mengikis kulit kaki Anda, tetapi untuk mengungkap kulit yang lebih lembut di bawahnya.
Seberapa sering? Dua hingga tiga kali seminggu sudah cukup. Terlalu sering melakukan eksfoliasi dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan lebih banyak kerugian daripada manfaatnya.
3. Lakukan eksfoliasi seperti Anda bersungguh-sungguh
Sekali atau dua kali seminggu, lanjutkan berendam atau mandi Anda dengan scrub kaki berpasir. Anggap saja seperti mencuci muka, hanya saja lebih intens. Pengelupasan kulit akan menghaluskan tekstur kasar, membantu kulit Anda menyerap kelembapan dengan lebih efektif, dan bahkan mengurangi bakteri penyebab bau.
Apa yang harus dicari: Lulur dengan pasir alami, seperti batu apung atau cangkang kenari yang digiling, biasanya bekerja lebih baik daripada lulur yang hanya menggunakan bahan kimia.
4. Lembabkan, lalu kenakan kaus kaki
Kaki yang kering tidak hanya membuat tidak nyaman. Kaki kering dapat dengan cepat menyebabkan kapalan dan pecah-pecah. Setelah pengelupasan kulit, oleskan krim atau losion kaki yang kaya nutrisi, idealnya yang mengandung mentol atau kayu putih untuk efek segar dan mendinginkan. Jaga kelembapannya dengan sepasang kaus kaki bersih, terutama semalaman.
Peretasan rutin malam hari: Satu langkah ini bisa membuat perbedaan besar dalam kelembutan pada pagi hari.
5. Menghilangkan bau setiap hari
Jika kaki Anda berkeringat (memang benar), maka kaki Anda juga akan menjadi bau (pasti). Gunakan bedak atau semprotan kaki di pagi hari, terutama jika Anda mengenakan sepatu kets atau sepatu kulit sepanjang hari. Carilah yang mengandung antibakteri atau antijamur, terutama di daerah beriklim lembab.
Poin bonus: Cucilah sol sepatu Anda seminggu sekali. Melewatkan langkah ini tidak akan membodohi siapa pun.
6. Ketahui kapan harus memesan yang asli
Ya, Anda dapat melakukan sebagian besar dari ini sendiri. Namun, pedikur profesional sebulan sekali dapat membantu menyehatkan kembali kesehatan kaki Anda. Teknisi kuku dapat menemukan tanda-tanda awal masalah seperti jamur, infeksi, atau kelainan bentuk kuku. Dan sejujurnya, itu menyenangkan. Kursi-kursinya bisa direbahkan.
Jangan khawatir. Anda tidak harus melakukan pemolesan kecuali jika Anda menginginkannya. Tapi Anda mungkin ingin.
7. Tren atau tidak, ini harus menjadi rutinitas
Apakah Anda akan memadukan sandal jepit dengan pakaian musim depan atau tidak, tren yang lebih besar adalah perawatan dasar. Pria memperhatikan. Pria merawat tubuh mereka, termasuk kaki. Ini bukan tentang kesombongan. Ini tentang menjadi orang dewasa yang fungsional. Anda merawat wajah Anda. Anda keramas rambut Anda. Anda melembabkan. Jadi mengapa berhenti di pergelangan kaki?
Intinya: Sandal jepit mungkin menjadi tren di landasan pacu, tetapi kaki yang bersih adalah pergeseran budaya. Perlakukan jari-jari kaki Anda seperti mereka akan terlihat. Karena musim ini, mereka akan terlihat.













