Tidak Tahu Harus Memberi Hadiah Apa untuk Hari Raya? Mulai dari sini
Raya adalah perayaan rasa syukur dan pembaharuan, dan hadiah yang tepat – yang indah, bermanfaat, dan sedikit memanjakan – adalah cerminan dari cinta.
Hari Raya adalah saat dimana dunia terasa seperti baru saja dibilas bersih. Setelah sebulan berpuasa, mengkalibrasi ulang hubungan tubuh dengan makanan dan disiplin serta waktu itu sendiri, ada momen ketika cahaya fajar menyingsing dan perayaan dimulai.
Pada intinya, Raya adalah rasa syukur yang diwujudkan secara nyata. Ini adalah doa berjamaah, meja-meja yang sarat dengan hidangan yang terasa seperti di rumah, kehangatan yang muncul dari kebersamaan setelah sekian lama menahan diri. Hari Raya juga merupakan waktu untuk memberi.
Namun, menemukan hadiah yang tepat-sesuatu yang bijaksana tetapi tidak berlebihan-adalah semacam seni. Apa yang Anda berikan kepada para pria dalam hidup Anda di Raya?
Orang-orang yang telah menghabiskan satu bulan terakhir ini bergerak melalui ritme suci yang sama dengan Anda, mengkalibrasi ulang, berefleksi, meraih sesuatu di luar diri?
Berikut ini adalah lima hadiah yang terasa pas – mengangkat derajat, berguna, dan sedikit memanjakan.
Diptyque Eau Rihla Hair Mist
Untuk pria yang selalu berbau mahal tetapi tidak pernah berlebihan. Terinspirasi dari gurun Timur Tengah, hair mist ini membawa aroma lada merah muda, atlas cedar, iris, vanila, dan kunyit.
Ini adalah kehangatan dan kedalaman serta gerakan-aroma yang melekat, bukan melekat. Jika dia memakai syal, dia bisa menyemprotkannya dengan lembut di bawahnya, membiarkannya mekar dengan panas tubuh.
Jika tidak, beberapa semprotan pada rambutnya akan menciptakan sillage yang lembut, seperti bisikan saat ia bergerak.
Sajadah Portabel
Beberapa hadiah terasa seperti sebuah kepastian. Sajadah ini adalah salah satunya. Sajadah perjalanan memang praktis, namun juga intim-sebuah pengingat bahwa ia bisa mengukir momen keheningan di mana saja.
Masukkan ke dalam tas, bentangkan di bandara, taman, sudut kantor. Warnanya yang menenangkan mengundang jeda, ruang untuk berdoa, untuk membaca Al-Quran, untuk mengingat hal-hal yang penting bahkan di saat-saat yang tidak penting.
Google Pixel Watch 3
Hadiah teknologi bisa jadi tidak personal, tapi tidak untuk yang satu ini. Google Pixel Watch 3 diperuntukkan bagi pria yang selalu bergerak-apakah dia melacak langkah di antara rapat atau memeriksa tingkat stres ketika segala sesuatunya menjadi terlalu berat.
Alat ini kecil namun kuat, pendamping yang ramping dan menyesuaikan diri dengan pemakainya. Dan ada sesuatu yang meyakinkan tentang perangkat yang memberi tahu Anda, dalam bentuk angka, bahwa Anda mungkin perlu menarik napas.
Hotel Chocolat Susu hingga Karamel yang Lebih Ramping dengan Lengan Baju Lebaran
Cokelat, jika tidak ada yang lain, adalah bahasa universal. Kotak ini adalah pilihan yang tidak akan membuat Anda kecewa: tiga puluh cokelat susu dan karamel, masing-masing merupakan kemewahan yang dapat dimakan.
Tidak perlu pembungkus tambahan-sarung emas Idul Fitri sudah cukup meriah. Ini adalah jenis hadiah yang terasa mudah tetapi tidak pernah dipikirkan, sempurna untuk orang-orang yang mengatakan bahwa mereka tidak membutuhkan apa pun tetapi akan tetap tersenyum ketika mereka membukanya.
Cincin Pita Baguette Zamrud Astrid & Miyu dari Emas Murni
Sebagian pria mengenakan perhiasan seperti kulit kedua, sebagian lainnya membutuhkan dorongan. Cincin ini cocok untuk keduanya.
Bersahaja, tak lekang oleh waktu, dan dibuat dari batu-batu yang ditanam di laboratorium, ini sangat etis dan indah. Hadiah untuk pria yang tidak terlalu membutuhkan banyak barang, namun akan menghargai sesuatu yang bermakna dan bertahan lama.
Hari Raya lebih dari sekadar hadiah, tetapi ada sesuatu yang indah tentang menandai akhir Ramadan dengan sebuah tanda dan gerakan.
Hadiah-hadiah ini merupakan cerminan kecil dari acara itu sendiri: disengaja, penuh perhatian, dan dibuat untuk dihargai.
Foto-foto milik Diptyque, Urban Rugs, Google, Hotel Chocolat, dan Astrid & Miyu
